dunia memang kejam, kejam
RABU, 07 JUNI 2011
seorang anak ganteng berambut mohak dan berekor lumayan panjang dan sangat rajin menabung di celengan untuk persiapan membeli rokok jika sudah kehabisan uang tiba2 melihat promo sebuah seminar di sebuah group FB yang katanya akan mendatangkan "RADITYA DIKA" sebagai pematerinya.
sontak saja seorang anak ganteng berambut mohak dan berekor lumayan panjang dan sangat rajin menabung di celengan untuk persiapan membeli rokok jika sudah kehabisan uang ini kaget dan senang bukan main. ia langsung mengirim sms pada panitia seminar tsb n langsung mendapat tanggapan positip.
kata panitianya gini nich "mas vivieck yg ganteng, berhub ticketna ud sold out, jadi besok datang ajaa, nanti bisa masuk kog, soalnya kita regist ulang lagi"
ia sangat gembira dan langsung meluapkan kegembiraannya dengan bernyanyi sambil menari di depan umum namun tidak telanjang. ya, ia masih sadar pada waktu itu. soalnya dia habis makan pete 3 kilo sama sambal terasi 2 ons trus telur setengah matang dan air kopi 3 galon ( gak nyambung ).
JUMAT, 10 JUNI 2011
seorang anak ganteng berambut mohak dan berekor lumayan panjang dan sangat rajin menabung di celengan untuk persiapan membeli rokok jika sudah kehabisan uang ini sedang bersiap-siap untuk mengikuti sebuah seminar yang diadakan oleh pihak Djarum yg bekerjasama dgn paitia yg katanya berasal dr anak-anak penerima beasiswa djarum.dengan semangat menggebu-gebu ia bersiap-siap utk pergi ke acara tsb. sblmnya utk diketahui, seorang anak ganteng berambut mohak dan berekor lumayan panjang dan sangat rajin menabung di celengan untuk persiapan membeli rokok jika sudah kehabisan uang ini 2 hari yg lalu sedang berada di t4 yg jauh, kira2 100 km dr kota, utk melaksanakan tugas sbg surveyor dadakan ( beneran lho), nah jadi nih alasan balik ke pontianak lagi buat ketemu ama si "RADITYA DIKA".
waktu terus berlalu, jam trs berubah, menit dan detik silih berganti, tak terasa setelah melewati perjuangan yg panjang akhirnya aku sampai juga di t4 acara berlangsung ( sbnrnya sih cma 5 menit an dr kost).
dengan wajah yg berseri-seri akhirnya seorang anak ganteng berambut mohak dan berekor lumayan panjang dan sangat rajin menabung di celengan untuk persiapan membeli rokok jika sudah kehabisan uang ini mulai memasuki area t4 kegiatan. ketika sampai di lobby yg terucap pertama kali adalah kata2 OHEMJI. yah, kata2 itu terucap bak angin yg berhembus di tengah alunan ombak yg menyapu pasir dan batu karang ( *#&@##), antrian panjang banget waktu itu. hal itu memaksa ku utk ikutan antri sama anak2 yg juga mau ikutan seminar tsbt.
30 ment sudah aku mengantri, hatiku mulai galau. keringat bercucuran membasahi baju batik yg ku pakai wkt itu.
35 menit, 45 menit, 1 jam, 1 setengah jam, 2 jam.
OHEMJI, tiba2 suara aneh bak suara perut keroncongan datang dari arah depan dan berbuny kira2 seperti ini ( ma'af, lupa mungin yang saya tulis ini agak menyimpang 180 derajaddd)
"sembah sujud seribu ampun kepada seluruh mahasiswa yang masih antri sampe kejepit maaf maaf maaf kapasitas ruangan sudah penuh jadi kalian gak bisa masuk kasiandehloeee"
sekali lagi OHEMJI, perjuangan ku mengantri selama 2 jam ternyata sia2, dan yg lebih parah lagi aku baru sdar kalo aku gak jadi ketemu sama bang RADITYA DIKA, panitia janji mu pada ku janji2 paslu eh palsu...huhuhuhu ( menangis sambil diiringi musik sedih )
Attention :
seorang anak ganteng berambut mohak dan berekor lumayan panjang dan sangat rajin menabung di celengan untuk persiapan membeli rokok jika sudah kehabisan uang disini gak bermaksud ngejelekin panitia or pihak djarum tapi cuma mau cerita dikid aja dan selebihnya semua yang baca bisa tau kox, mana yang baik or buruk, salah or bener ganteng or nggak (lho)
buat bang RADITYA DIKA ma'af yg sebesar2 nya dari seorang anak ganteng berambut mohak dan berekor lumayan panjang dan sangat rajin menabung di celengan untuk persiapan membeli rokok jika sudah kehabisan uang karna tak bisa beremu dgn dirimu. maybe suatu saat qta bisa keteu, ocreeeeeee.
pagi all and happy blogging ya......
Pic : SIM beliau nyolong dri sini
"Adil Ka' Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka' Jubata"










